Orang yang Berhak Menerima Zakat Disebut Mustahik dan 8 Golongan Penerima Zakat

Orang yang Berhak Menerima Zakat Disebut
Orang yang Berhak Menerima Zakat Disebut

valvolist.com – Orang yang berhak menerima zakat disebut mustahik. Secara bahasa, zakat itu sendiri berarti tumbuh, berkembang dan berkah. Sedangkan secara istilah zakat merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Allah dengan cara mengeluarkan sejumlah harta tertentu menurut syariat, dari harta-harta tertentu, dilaksanakan pada waktu tertentu, ditujukan pada orang tertentu dan dengan syarat-syarat tertentu pula. Merujuk pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menerangkan bahwa zakat merupakan bagian tertentu dari harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim dengan syarat telah mencapai syarat yang sudah ditetapkan. Allah Swt memerintahkan kewajiban berzakat dalam Q.S. at-Taubah ayat 60, 71 dan 103.

Zakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Dalam ajaran agama Islam, zakat menjadi pondasi atau pilar agama Islam yang ketiga. Zakat itu sendiri terdiri dari berbagai macam diantaranya zakat fitrah, zakat mal, zakat niaga, zakat penghasilan dan lain sebagainya. Adapun dari sekian banyak zakat tersebut, yang kewajibannya paling ditekankan adalah zakat fitrah. Hal ini dikarenakan zakat fitrah tidak mengharuskan setiap orang mencapai nisab dan menunggu haul. Zakat fitrah ditunaikan ketika bulan Ramadhan atau ketika matahari terbenam pada malam idul fitri.

Siapa Saja Yang Berhak Menerima Zakat Sebutkan Dan Jelaskan?

Fakir

Fakir adalah orang yang hampir tidak mempunyai apa-apa sehingga menyebabkannya tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup. Fakir adalah orang-orang yang memiliki harta namun sangat sedikit. Mereka tidak berpenghasilan dan hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.

BACA JUGA  Kitab Kitab Sebelum Alquran ? Ini Cara Berimannya

Miskin

Miskin adalah orang yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar. Secara harta, miskin berada di atas fakir. Mereka adalah orang-orang yang memiliki harta namun juga sangat sedikit. Penghasilannya sehari-hari hanya cukup untuk memenuhi makan, minum dan tak lebih dari itu.

Amil

Amil adalah orang yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat. Amil adalah mereka yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat kepada orang yang membutuhkan.

Mualaf

Mualaf adalah orang yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menguatkan tauhid dan syariah. Orang yang baru masuk Islam atau mualaf juga menjadi golongan yang berhak menerima zakat. Ini bertujuan agar orang-orang semakin mantap meyakini Islam sebagai agamanya, Allah sebagai tuhan dan Muhammad sebagai rasulNya.

Riqab

Riqab adalah budak atau hamba sahaya yang ingin memerdekakan diri sendiri. Riqab adalah budak atau hamba sahaya yang ingin memerdekakan dirinya.

Gharimin

Gharimin adalah orang yang berhutang untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam mempertahankan jiwa dan izzah. Gharim adalah mereka yang berhutang untuk kebutuhan hidup dalam mempertahankan jiwa dan izzahnya. Namun, orang-orang yang berhutang untuk kepentingan maksiat seperti judi dan berhutang demi memulai bisnis lalu bangkrut, hak mereka untuk mendapat zakat akan gugur.

Fisabilillah

Fisabilillah adalah orang yang berjuang di jalan Allah seperti dakwah, jihad, dan semacamnya. Fi sabilillah adalah mereka yang berjuang di jalan Allah dalam bentuk kegiatan dakwah, jihad dan sebagainya. Misal, pengembang pendidikan, dakwah, kesehatan, panti asuhan, madrasah diniyah dan masih banyak lagi.

Ibnu Sabil

Ibnu Sabil adalah orang yang kehabisan biaya dalam perjalanan ketaatan kepada Allah. Ibnu sabil adalah mereka yang kehabisan biaya di perjalanan dalam ketaatan kepada Allah. Selain itu, ibnu sabil disebut juga sebagai musafir atau orang-orang yang sedang melakukan perjalanan jauh termasuk pekerja dan pelajar di tanah perantauan.

BACA JUGA  Orang Yang Meriwayatkan Hadits Disebut

ARTIKEL BANYAK DIMINATI :

Apa Yang Dimaksud Dengan Muzakki Dan Mustahiq?

Muzakki adalah orang yang dikenai kewajiban membayar zakat atas kepemilikan harta yang telah mencapai nishab dan haul.

  1. Beragama Islam
  2. Merdeka
  3. Dimiliki secara sempurna
  4. Mencapai nishab
  5. Telah haul

Sedangkan Mustahiq adalah orang-orang yang berhak menerima zakat. Ketentuan tentang siapa saja yang berhak menerima zakat telah diatur dengan jelas dalam QS at-Taubah [9]: 60.

“Sesungguhnya Zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (muallaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berutang, untuk kepentingan di jalan Allah, dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.” (QS at-Taubah [9]: 60).